Ikanarwana adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup tangguh terhadap serangan penyakit. Namun bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat hinggap pada tubuh arwana. Penyakit arwana seperti Redspot, Jamur, Stress dll dapat menjadi penyebab utama matinya ikan arwana dalam aquarium. Penyebab dari penyakit ikan arwana umumnya terbagi kedalam 2 jenis yaitu penyakit karena parasit Yangpenting pangkal ekor belum turun coba turunin air setinggi badan (1,5 badan ikan), kasih heater 32 kemudian beli cipro di apotik dan matiin filter juga boleh, aerator juga cukup. Terapi arus bisa sembuh tapi ingat dengan catatan ekor ga bengkok dan perut ga penyok. Kalau ikan arwana tidak mau makan, coba matiin lampu sampai ikan mau makan. pcgMls4. Cara Mengatasi Ikan Arwana Yang Mogok Makan, Siapa yang tak cemas ketika melihat arwana kesayangan mendadak mogok untuk makan, siapapun Anda pastinya merasakan kebingungan bukan? Apapun jenis ikan arwana yang Anda miliki, tentunya mereka sangat berharga buat Anda. Akan tetepi, semoga setelah Anda membaca ulasan " Cara Mengatasi Ikan Arwana Yang Mogok Makan " berikut ini Anda kembali ceria, karena arow kesayangan Anda kembali melahap makanan ikan arwana yang Anda berikan. Cara Mengatasi Ikan Arwana Yang Mogok Makan by Akan tetapi, sebelumnya Anda kami ajak untuk meng angan - angan kembali apa penyebab arwana si ikan hias mahal ini nggak nafsu makan? Dan apakah cara merawat ikan arwana yang Anda lakukan sudah benar? Pada dasarnya ada 3 alasan kenapa arwana mogok makan Pertama karena ikan arwana stres tinggi Kedua karena tahap adaptasi dengan tempat dan kondisi air yang baru Dan ketiga karena sakit banyak faktor Jika dari ketiga tadi ikan arwana Anda mogok makan, maka cobalah 10 Tips berikut ini 10 Tips Cara Mengatasi Ikan Arwana Yang Mogok Makan 1. Pancing Arwana Dengan Pakan Yang Disukainya Serta Sesuaikan Ukuranya by Dalam hal ini, Andalah yang paling tau berapa size arwana Anda. Jika arwana masih kecil maka pancinglah dengan cacing beku, jika arwana sudah dewasa maka pancinglah dengan cacing tanah. Baik cacing beku maupun cacing tanah diberikan untuk arwana yang sizenya di bawah 18 cm. Jika arwana sudah lebih dari 18 cm sizenya, maka pancing dengan pakan yang agak kasar, seperti misalnya udang, jangkrik, ulat jerman, ulat hongkong. Beda lagi jika arwana sizenya sudah lebih dari 25 cm, maka pakan untuk memancingnya bisa apa saya yang penting arwana suka. 2. Buat Dan Pastikanlah Kondisi Air Stabil by Ini sangat penting, karena kita tau kesehatan arow tergantung banget dengan kestabilan air, maka yang harus Anda lakukan saat menguras adalah tidak mengurangi air terlalu banyak, cukup 20 hingga 30% saja setiap 2-3 hari sekali. Selain itu, Sebaiknya Anda menggunakan air yang sudah bebas dari kandungan kaporit dan air kaya akan oksigen. 3. Cuci Kapas Secara Berkala Setiap 2 hingga 3 hari sekali, cuci kapas dan ganti yang baru PENTING kapas sudah direndam air selama 24 jam sebelum digunakan. 4. Atur Heater Yang Tepat by Baca juga Apa Itu Heater, Fungsi Heater Dan Cara Menggunakan Heater Aquarium? Pengaturan heater yang sesuai untuk kehidupan ikan arwana adalah kurang lebih 30°C. 5. Pelan Pelan Saat Mengurangi Air Maupun Menambahkan Air by Saat mengurangi air maka lakukan dengan hati hati agar arwana tidak tambah stres akibat guncangan air, serta pelan pelan saja saat menambahkan air. 6. Arwana Tidak Kekurangan Penerangan by 7. Adanya Arus Untuk Merangsang Rasa Lapar Arwana by Arus ini dimaksudkan agar arwana berenang melawan arus dan merangsang rasa lapar, hanya saja yang perlu digaris bawahi arus jangan terlalu kencang, karena jika terlalu deras malah membuat arow Anda semakin stres. 8. Halangi Pandangan Arow Keluar Akuarium Apa maksudnya? Maksudnya adalah jika bagian depan akuarium yang dihuni arwana ini adalah lalulintas utama Anda dan keluarga Anda, maka tutuplah kaca akuarium bagian depan ini dengan koran atau apa sekira arwana tidak melihat keluar. Jika kondisi arwana sudah membaik, maka lakukanlah pembukaan tutup ini sedikit demi sedikit setiap harinya. 9. Tambahan Yang Bermanfaat Ada beberapa tambahan yang bisa membantu arwana cepat dalam melahap pakan yang Anda berikan. Tambahan tambahan tersebut adalah Tambahkan Daun Ketapang Kering Baca juga Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Arwana Dan Kerugianya Dosis yang diberikan hanya 1 lembar saja per 50 liter air, rendam daun ketapang di air aqua atau simpan di bawah kapas dan setiap 3 sampai 4 hari ganti dengan daun ketapang yang baru. Yang perlu diingat adalah jikalau air sudah cokelat banget maka pemberian daun ketapang bisa dihentikan. Serta yang tak kalah penting jangan lupa Anda menguras air secara rutin. Tambahkan Aquasafe baca aturan pakainya Tambahkan Blackwater baca aturan pakainya Tambahkan Arovital baca aturan pakainya Tambahkan Arovital Pil Hobbies baca aturan pakainya Tambahkan Mineral Plus atau Semacamnya baca aturan pakainya 10. Serahkan Pada Tuhan Yang Maha Kuasa Setelah semua " Cara Mengatasi Ikan Arwana Yang Mogok Makan " Anda lakukan, maka berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena semua kesembuhan TUHAN lah yang memberikanya. Semoga bermanfaat. Ikan arwana parkir adalah istilah untuk menyebutkan ikan arwana yang hanya berdiam diri saja di dasar air. Masalah ini biasanya berlangsung cukup lama, apalagi jika Anda tidak segera mengatasinya dengan baik. Sebagai orang yang memeliharanya, Anda pasti merasa cemas dengan kasus ikan arwana yang parkir ini. Berbagai cara pun lantas coba Anda lakukan guna mengatasi masalah tersebut dan berharap agar ikan arwana pulih seperti sedia kala. Kasus ikan arwana yang parkir umumnya diawali dengan gejala berupa nafsu makan ikan tadi yang menurun drastis. Ikan arwana menjadi tidak bernafsu dengan makanan yang diberikan kepadanya. Bahkan makanan favorit seperti jangkrik dan kecoa pun tidak diliriknya. Gerakan ikan arwana tidak terlalu aktif dan tidak merespons seperti biasanya. Ikan lebih suka berdiam diri di dasar. Jika terus dibiarkan, lama-kelamaan warnanya akan memudar atau memucat. Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan ikan arwana tiba-tiba bersikap pasif. Tapi kami rasa ada 10 sepuluh faktor yang menjadi penyebab utamanya, antara lain Suhu air terlalu dingin di bawah 28 derajat celsius. Pemindahan ikan arwana ke akuarium baru sehingga harus beradaptasi. Kandungan nitrit, nitrat, dan amoniak dengan kadar di atas normal. Perbedaan pH air terlalu jauh dari pH yang ditoleransi ikan arwana sekitar 6,5-8. Ukuran ruang akuarium yang terlalu kecil atau kebesaran bagi ikan arwana. Pemberian pakan yang terlalu banyak dan berlebihan. Perbedaan parameter air yang terlalu kontras saat penggantian air. Kondisi air di dalam akuarium yang buruk akibat terlalu kotor. Media filter yang jarang dibersihkan sehingga kondisinya kotor. Air di akuarium tidak diganti-ganti dalam kurun waktu yang cukup lama. Anda bisa mencegah kondisi buruk ini agar tidak terjadi dengan merawat ikan arwana sebaik-baiknya. Sebisa mungkin janganlah memberikan pakan terlalu banyak, apalagi sampai berlebih. Berikan pakan dalam porsi yang wajar. Kemudian buatlah keadaan di dalam akuarium memiliki suasana yang tenang. Jangan pernah mengetuk atau memukul dinding akuarium berkali-kali sebab hal ini dapat membuat ikan arwana merasa terganggu. Akuarium sebaiknya diletakkan di tempat yang tepat. Pilih ruangan yang tenang dan terhindar dari keramaian. Posisi akuarium juga tidak boleh terlalu ramai atau ruangan yang menjadi lalu lalang manusia. Biarkan ikan tersebut merasa tenang agar tidak mudah menjadi stres. Khusus untuk penerangan juga Anda harus memakai sewajarnya. Matikan lampu di dalam akuarium jika durasi waktunya sudah lebih dari 12 jam. Biarkan ikan beristirahat. Jika ikan arwana milik Anda sudah menunjukkan gejala-gejala memarkirkan diri, Anda dapat menyembuhkannya dengan solusi di bawah ini! Pasang water heater untuk menaikkan suhu air hingga ke level 32 derajat celsius. Suhu yang tinggi biasanya akan membuat ikan arwana berenang lebih aktif. Pasang arus menggunakan power head dengan kemampuan sesuai kapasitas air. Ikan arwana lantas akan berenang di antara arus air tersebut. Tambahkan ikan pendamping yang terkenal lincah untuk memicu ikan arwana supaya ikut berenang. Misalnya ikan kaviat, ikan sumatera, dan ikan pink tail. Gantilah air di dalam akuarium sebanyak 25-30 persen untuk menjaga kebersihannya. Disarankan mendiamkan air ini terlebih dahulu agar kotorannya mengendap. Pindahkan ikan arwana ke akuarium lain yang ukurannya lebih kecil. Solusi ini bisa dicoba khususnya jika ukuran akuarium lama terlihat terlalu kecil. Jika ikan arwana parkir diikuti dengan nafsu makannya yang menurun drastis, Anda dapat memberikan pengobatan memakai arowana vital sesuai petunjuk. Tambahkan ikan arwana sebanyak 3-4 ekor ke dalam akuarium agar ikan yang parkir turut bergerak aktif. Solusi ini bisa diambil jika akuarium berukuran cukup besar.

cara mengatasi ikan arwana parkir